• Halaman

  • Blog Stats

    • 273 hits
  • SocialVibe


  • Flickr Photos

    Alpine Storm over Mont Blanc (Explored)

    Crescent Bay Sunrise

    Go West

    More Photos

Bencana Alam

2 Agustus 2009

Jam 18.00 aku buka email, ternyata ada email dari adikku di Manokwari, katanya ada gempa lumayan gede. Email itu dikirim sekitar jam 15.00 wib.

Langsung aku buka liputan6.com, ternyata benar ada gempa sekuat 6,4 skala Richter (SR) mengguncang Manokwari, Papua yang terjadi di kedalaman 12 kilometer, 127 kilometer sebelah barat laut Manokwari. Lokasi gempa berada di 0.52 Lintang Selatan-132.97 Bujur Timur.

Sampai saat tulisan ini di terbitkan aku belum bisa menghubungi adikku. Semoga mereka baik-baik saja.

Bencana adalah kehendak Allah SWT. Allah SWT menurunkan bencana alam sebagi peringatan kepada manusia untuk tidak lupa diri. Tentunya peringatan ini ditujukan kepada semua umat manusia tanpa terkecuali. Baik yang berada di tempat terjadinya bencana atau yang jauh sekalipun.

Manusia tak lebih dari segolongan makhluk Allah SWT dari miliaran atau bahkan trilyunan makhluk yang diciptakan-Nya. Manusia mempunyai kelebihan dari makhluk-makhluk lain karena diciptakan dengan bentuk yang sempurna dan diberi akal yang bisa membuat kehidupannya tidak monoton. Itulah kelebihan manusia.

Tapi percayalah bahwa hanya Allah SWT yang Maha Sempurna. Walau manusia mempunyai kelebihan dari makhluk lain tapi tetap masih banyak kekurangan dalam diri manusia.

Manusia sering menyombongkan dirinya didepan makhluk lain, baik yang didarat, dilaut maupun di udara. Dan akibatnya semua makhluk di bumi ini mengutuk kita manusia. Seperti Allah SWT yang telah mengutuk Iblis laknatullah karena telah berani menyombongkan dirinya di depan Nabi Adam a.s.

Bencana Alam adalah salah satu contoh peringatan dari Allah SWT kepada kita manusia agar menjalani hidup dengan rendah hati bukan hanya kepada sesama manusia, tapi kepada seluruh makhluk yang ada di bumi ini.

Ada pepatah mengatakan hargailah orang lain maka oarng lain pun akan menghargai kita. Pepatah itu bisa kita jadikan pegangan. Percayalah bahwa semua makhluk Allah SWT tunduk pada-Nya, baik yang mati maupun yang hidup, malaikat bahkan syetan pun tunduk pada perintah Allah SWT. Hanya manusia yang sering melawan dan membangkang pada perintah Allah SWT.

Ingatlah bahwa tak ada akibat tanpa sebab. Ingatlah semua yang menimpa kita bukan karena salah orang lain, tapi itu adalah akibat dari perbuatan kita sendiri. Kaji diri, jangan saling menyalahkan atau meminta pertanggung jawaban pada orang lain apalagi pada Allah SWT, mintalah pertanggungjawaban pada diri pribadi masing-masing.

Marilah kita membaca diri kita sendiri, jangan sampai semut di tepi laut kelihatan sementara gajah dikelopak mata tidak kelihatan. Jadikan semua bencana seperti lumpur panas, gempa bumi, tsunami bahkan ledakan bom sekalipun sebagai bahan bagi kita untuk lebih bisa merenungkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Satu Tanggapan

  1. Alhamdulilah Allah memberikan peringatan kpd kita n kita d beri kesempatan untuk bertaubat.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.